Rabu, 15 Mei 2013

Mempermudah Mobilisasi Mahasiswa

Prof. Dr. Arismunandar, M.Pd
(Rektor Universitas Negeri Makassar)

TRANSPORTASI dalam kampus khususnya di beberapa Perguruan Tinggi (PT) di Makassar belum terasa. Maklum, kendaraan pribadi lebih mendominasi mobilitas mahasiswa yang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.
    Pengaruh luas area kampus ternyata berdampak besar pada keberadaan transportasi dalam kampus seperti bus.    Begitulah sedikit gambaran Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr Arismunandar MPd saat dihubungi tim SKeMa, Kamis, 2 Mei.
    Menurutnya, kampus yang memiliki area atau wilayah yang luas selayaknya menggunakan moda transportasi kampus seperti bus.
    "Yang saya lihat di beberapa kampus ternama di luar negeri yang memiliki titik terjauh antara bagian dalam dan luar kampus mencapai 5 hingga 10 kilometer pastilah menggunakan bus sebagai sarana dan prasarananya. Mengapa? Pertama, untuk memudahkan akses mahasiswa. Kedua, menciptakan rasa aman dengan adanya shuttle bus yang dikoordinasi oleh orang dalam, dan ketiga  efisiensi waktu dan menjadi nilai plus tersendiri," ungkap Arismunandar.
    Bila melihat beberapa PT yang ada di Indonesia, lelaki kelahiran Sinjai 14 Juli 1962 ini mengambil contoh Universitas Indonesia (UI) yang sudah lama menggunakan moda transportasi kampus hingga saat ini.
    "UI merupakan PTN yang memiliki luas wilayah 300 hektare, panjang area dari titik satu ke titik lain tergolong jauh. Untuk memudahkan civitas akademika menempuhnya, maka diadakan bus kampus. Itu mempermudah akses mahasiswa," terangnya.

Tidak ada komentar: