Rabu, 15 Mei 2013

Acuan bagi Calon Maba


Prof Dr Masrurah Mokhtar MA
(Rektor UMI Makassar)

AKREDITASI institusi merupakan salah satu acuan bagi calon mahasiswa baru untuk memilih perguruan tinggi mana yang nantinya akan dimasuki. Tentunya secara ideal, perguruan tinggi yang memiliki akreditasi terbaik menjadi prioritas pertama. Tapi, hingga saat ini masih banyak calon mahasiswa yang kurang mengerti.
    Seperti itulah gambaran awal Rektor UMI Makassar, Prof Dr Masrurah Mokhtar MA saat dihubungi SKeMa kemarin. Menurutnya, akreditasi dan kualitas sebuah perguruan tinggi berjalan beriringan. Artinya perguruan tinggi yang mendapatkan akreditasi bagus, pastilah berkualitas.
    "Akreditasi itu tidak bisa kita manipulasi atau main-mainkan. Yang memberi akreditasi (BAN-PT) juga demikian, mereka melihat seluruh aspek yang ada pada perguruan tinggi tersebut, mulai dari akademikanya, administrasinya, kemahasiswaannya, kerja samanya, dan masih banyak lagi hal-hal yang mereka jadikan acuan untuk memberi nilai akreditasi," jelas Masrurah Mochtar.
    Selain itu, katanya, di Makassar sendiri hanya Unhas saja yang berpredikat A. Akan tetapi, akreditasi Perguruan Tinggi Swasta tidak kalah dengan Perguruan Tinggi Negeri. "Lihat saja di Pulau Jawa, Universitas Indonesia (UI) kalah mentereng dari universitas swasta seperti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, ini memperlihatkan bahwa Universitas Swasta tidak kalah dengan Universitas Negeri, begitu juga di Kota Makassar ini," terangnya.
    Ditanya mengenai hubungan antara akreditasi dan minat calon mahasiswa baru dengan santai ia menjawab, "Saya rasa hal itu erat hubungannya kalau memang mahasiswa mengerti akan akreditasi ini, kalau tidak malah sebaliknya. Intinya Kami sendiri (UMI, red) sedang gencar-gencarnya menyekolahkan sumber daya pengajar untuk meningkatkan kualitas, pengetahuan, dan pengalaman yang nantinya akan dibagi ke mahasiswa," tutupnya.

Tidak ada komentar: