Minggu, 13 November 2016

Pantai Ujung Tiro, Spot Romantis kala Sore

Bila telah menonton film 1 Cinta di Bira, lokasi ini paling sering dishoot, maklum tempatnya romantis abislah. Tak kebayang mengungkapkan cinta di tempat berpondasi beton, yang menggunakan 90 persen kayu sebagai struktur jembatan.



Biru laut otomatislah, karang tajam usai dihempas ombak sungguh ngeri bila terkena. Angin sepoi-sepoi begitu sejuk, ditambah beberapa tempat teduh mirip jamur lengkap dengan tempat duduknya kian memanja dan membuat kita asik berlama-lama.





Namun menuju tempat ini membutuhkan kesabaran untuk dijajal. Bermodal GPS, bisa menuntun hingga Desa Bonto Tiro, Bulukumba. Maklum, signal setelah melewatinya nihil. Bertanya solusinya. Entah lima kali kita bertanya hingga mendapat papan bertuliskan Pantai Ujung Tiro. Butuh waktu 1 jam 30 menit untuk menemukan papan tulisan itu.







Jalannya aman, mulus, lancar...!! Namun, setelah melewati papan, aduh jalan mulai tak bersahabat, dua motor kami harus menahan runcingnya batu gunung, dan medan yang agak basah. Habis hujan soalnya. Sekira 1 km jalan bergelombang, menurun hingga mendaki terlewati, tibalah kita.


Setibanya, semua terbayar. Lelah menempuh wkt 1 jam 45 menit berubah senyum semringah. Lama kita disini menikmati alam nan indah ini... air minum dan sepotong roti yang dibeli di kota, begitu lahap. Tetapi ini baru pos pertama, lima pos lainnya menunggu.
Jangan lupa, buang sampah di tmptnya. Sediakan uang parkir Rp 5 ribu. #KeBulukumbaDeh #amankanLorong

Tidak ada komentar: